Tag Archives: puisi pelacuran

Mengeluh Tidak Menghilangkan Beban Hidup

Mengeluh Tidak Menghilangkan Beban Hidup

Mungkin kamu bakal ternganga
Begitu tahu pekerjaanku yang unik dan tak biasa
Menyusuri jalan-jalan kecil kota Jakarta
Yang penting gak merugikan orang lain itu saja sudah membuatku bangga
Aku ini seorang tukang ojek, tapi bukan seperti ojek yang pada umumnya
Dimana biasanya ojek pake motor bermesin, serta butuh bensin sebagai sumber tenaga
Ini aku pake otot sebagai pengganti mesin, dan nasi sebagai bahan bakarnya

Aku tukang ojek sepeda
Biasa mangkal di kawasan Kota Tua
Dimana ojek kita digunakan sebagai ojek wisata
Yang bakal membawamu keliling ke tempat-tempat penuh legenda
Mulai dari Museum Bahari, Menara Syahbandar, dan Pelabuhan Sunda Kelapa
Kemudian lanjut ke Jembatan Kota Intan, serta Toko Merah yang merupakan landmark dari jaman kolonial Belanda
Lalu kalau mau ke tempat lain di luar tujuan utama
Tentunya kamu bakal dikenakan sejumlah biaya
Nah waktu itu malah ada juga yang nekat minta diantarkan ke tempat-tempat mesum yang ada di daerah Kota
Wah, kalau yang itu sih kena biaya lebih dari ekstra

Modalnya cuman badan yang sehat
Disertai sepasang kaki yang kuat
Dengan massa otot yang belum berkarat
Ditambah tekad mencari penghasilan yang bulat
Cuman itu yang menjadi prasyarat
Agar bisa mengarungi Jakarta dengan sepeda di bawah panas yang hebat
Ataupun untuk sekedar bertahan melewati hujan yang lebat
Meski hati kecil kadang tak tertahan sering berteriak tobat

Sepeda yang kugunakan adalah sepeda onthel atau sepeda onta
Yang banyak digunakan saat masa penjajahan Belanda, saat Jakarta masih bernama Batavia
Rangka yang kuat dan kokoh, serta kualitasnya yang mumpuni yang membuat sepeda ini bisa awet lama
Lumayan lah ketimbang harus ngojek pake sepeda fixie yang sekarang lagi jadi fenomena
Apalagi pake sepeda BMX, yang biasa dipakai di dalam olahraga ekstrim yang cukup berbahaya
Takutnya bukannya ngojek tapi aku malah asyik freestyle saat bekerja

Nanti kalau sudah gak lagi ngojek aka pensiun sebelum waktunya
Pengen rasanya membela negara
Di acara SEA GAMES, sebuah pesta olahraga multievent antarnegara Asia
Tentu saja ikut balap sepeda road race kategori sprint dan beregu putra
Semoga keinginan ini didengar oleh panitia acara

Alternatif lain setelah pensiun tentunya ikut Tour de France sebagai peserta
Dimana ajang ini merupakan event balap sepeda paling bergengsi sedunia
Tentunya memenangi event ini bakal mendongkrak popularitasku secara nyata
Aku bakal diliput di stasiun tivi dan berbagai macam media
Paling tidak kalau gak menang pun setidaknya aku bakal diundang ke acara PAS Mantab atau Bukan Empat Mata

Sekarang para pengguna ojek sepeda makin sepi
Udah banyak yang lebih milih ojek bermotor yang bisa lari
Ditambah persaingan antar tukang ojek sepeda yang sangat ketat makin kesini
Makanya kita-kita harus kreatif dalam berpromosi
Ada yang menghias sepedanya agar lebih menarik hati
Ada juga yang pake seragam batik, baju koko, biar terlihat resmi
Ada juga teman sejawat yang menyarankan pake kostum motoGP ala Valentino Rossi
Apa perlu kita-kita pake jas tuksedo, sepatu pantofel, serta lengkap dengan dasi
Biar kamu yang mau naik ojek sepeda gak lagi pake acara gengsi

Siapa tahu juga ada yang minat sewa jasnya buat kawinan
Jadi kita bisa ada penghasilan tambahan
Soal harga itu bisa dinegosiasikan
Yang penting jasnya ga di pake buat melakukan kejahatan
Semisal disewa untuk menghadiri suatu rapat di daerah Senayan
Dan yang paling utama, tolong jasnya dikembalikan

 

related posts:

Buku Puisi Galau


Puisi Profesi
Puisi Olahraga
Puisi Sejarah

Published: May 12, 2014 | Comments: Comments

%d bloggers like this: