Tag Archives: puisi gelo

Menantu Peraih Nobel Kehidupan

Menantu Peraih Nobel Kehidupan

Dulu suka menghina kakak kelas yang ga lulus-lulus
Sekarang kena karma, karena beberapa kali ikut remedial ga juga tembus
Kuliah makin lama makin tak terurus
Karena otak udah mentok, semangat belajar sudah tak lagi mak nyus

Nyogok dosen tentu bukan jadi jalan terakhir
Secara entah kenapa beberapa mata kuliah tak pernah lulus-lulus, apa ini yang namanya takdir
Walau sang dosen terus menyemangati bahwa itu sudah saja hampir
Tetep saja hati gondok sambil mengumpat dalam-dalam, dasar mak lampir

Dosen killer tentu bukan jadi satu yang favorit
Tentunya hal yang sebenarnya mudah dibikin doski jadi sulit
Tugas-tugas yang harusnya bisa dibikin simpel dan sederhana, dibikin jadi berbukit-bukit
Soal ujian yang harusnya gampang, dibikin doski jadi rumit
Nilai yang harusnya murah dan mudah untuk diberikan, dibikin jadi berbelit-belit
Ini memang jenis dosen yang pantas untuk disambit

Membantu kelulusan seorang mahasiswa
Tentunya Tuhan ga akan tinggal diam dan tak berbuat apa-apa
Yakinlah bahwa nanti kelak kamu-kamu akan mendapat balasannya
Percayalah kan kau dapatkan sebuah pahala
Meski tak kau dapatkan sekarang sebuah penghargaan berbentuk piala
Tapi akan kamu dapatkan sesuatu yang lebih berharga nanti ketika kamu di surga
Asal hidupmu baik dan ga sampai nyasar nanti ke neraka

Sudah puluhan, bahkan ratusan juta terbuang sia-sia untuk bayar uang semesteran
Kamu lihat di luar sana, masih banyak masyarakat kita yang membutuhkan
Uang-uang kuliah yang tak perlu ini sebenarnya bisa untuk membantu orang-orang yang kelaparan
Masih banyak saudara kita yang hidup dibawah garis kemiskinan
Sudah saatnya kami segera diluluskan
Untuk membantu saudara-saudari kita yang butuh pertolongan

Setidaknya dengan meluluskan kami, kamu sudah membantu kami mengurangi beban penderitaan
Baik secara fisik, emosional dan psikologis kami yang sudah kelelahan
Tentunya kamu tak mau melihat kami jadi stress berlebihan
Dan kalau sudah begitu tentu bisa berakibat buruk juga bagi kesehatan
Belum bagi mereka-mereka yang sudah sangat tak tahan
Bisa jadi gila dan berakhir di rumah sakit jiwa, kan kasihan
Bisa juga melenceng ke arah perbuatan kriminal buat mereka-mereka yang sudah sangat tertekan
Tentu saja dengan membantu kelulusan kami itu juga akan dapat membantu menekan tingkat kejahatan
Dan yang sudah pasti kamu juga sangat membantu orangtua kami yang sudah lama makan asam garam kekecewaan
Nah sekarang kamu sudah tau kan efeknya dahsyatnya, kan?
Yakinlah dengan membantu kami, suatu saat kamu pasti dapat nobel perdamaian

Setelah perjuangan bertahun-tahun seorang diri
Dimana SKS yang tersisa hanya tinggal seujung jari
Tapi tiba-tiba muncul lagi permasalahan baru di dunia perkuliahan ini
Terganjal oleh satu hal terkutuk bernama skripsi
Apakah nasibku akan berakhir menjadi seorang mahasiswa abadi

Kalau sudah seperti ini, kuliah tak mau, DO pun segan
Hari-hari wisuda makin menjauh dari genggaman
Karir cemerlang di sebuah perusahaan hanya tinggal sejumput impian
Termasuk didalamnya hari penentuan tanggal pernikahan

Tentu sang mertua bakal malu punya menantu yang belum lulus dari jurang terjal perkuliahan
Semua orangtua berkeinginan untuk mendapatkan menantu yang sudah lulus kuliah dan punya pekerjaan mapan
Kalau sudah begini alternatif mencari menantu baru tentunya bukan jadi sebuah pilihan
Makanya kini aku suka galau sendiri dan gelagapan

Harapan sang calon istri pun bakal lebih apabila pasangan mereka punya gelar di tangan
Pekerjaan yang layak, karir yang indah, serta sebuah garansi kehidupan
Sebuah gelar untuk jaminan kesejateraan
Meski kadang banyak yang sudah lulus pun masih jadi pengangguran
Tapi setidaknya dengan gelar ini sudah bisa menciptakan sebuah harapan
Atau paling tidak bisa menutupi sebuah kebohongan
Dan tentu saja melancarkan restu dan berkat dari para mertua yang penasaran

Tentunya dengan sebuah tambahan gelar di belakang nama tentu akan menambah keindahan di kartu undangan
Secara tidak tertulis disitu IPK yang hanya satu koma sekian sekian
Beserta berapa waktu yang dibutuhkan didalam mengarungi serta mencapai kelulusan
Yang penting ketika ada gelar, perasaan jadi tentram, hati jadi tenang dan posisi sebagai menantu juga makin terasa aman

…see edited version in the Jakarta Breaking Poetry Book…
[this poetry has been included in “Jakarta Breaking Poetry” book]

related posts:

Buku Puisi Kampus


Puisi Profesi
Puisi Kebudayaan

Published: July 11, 2014 | Comments: Comments

%d bloggers like this: