Misteri Perang Tiran Langit Versus Raja Printing

Tentu di sanubari kita yang terdalam, masih mengingat adanya perseteruan terspanduk dan terstruktur antara sebuah bar di Jakarta melawan para penghuni apartemen yang lokasinya pas hoki ada di seberang bar yang memang posisinya ada di rooftop aka deket ama genteng space gedung yang disewanya.

lucy in the sky, apartemen sudirman mansion

Protes para penghuni apartemen atas suara bar yang bising – source

Dan ini penampakan lengkap spanduk terstruktur, masif dan segede gaban yang dipasang memenuhi hampir empat lantai gedung apartemen tersebut…

lucy in the sky, sudirman mansion

Anak dan bayi kami tidak bisa tidur karena lucy in the sky sangat berisik dan tidak peduli atas kenyamanan warga sekitar – source

Konon kasus hingar bingar kebisingan ini sudah dimulai cukup lama, dari yang berupa teguran Kelurahan Senayan yang waktu itu disampaikan Wakasatpol PP Pemprov DKI, sampai akhirnya protes penghuni apartemen sempat dimediasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemprov DKI aka Disparbud DKI, tapi solusi di mana pihak bar untuk memasang peredam suara tidak segera diimplementasikan, tentunya hal itu juga terhambat dari konsep bar tersebut yang memang berbentuk outdoor dan sosok bisnisnya yang memang berupa bar, makanya para penghuni apartemen memasang spanduk model gaban ini, karena peredamnya ternyata cuman isapan jempol kaki semata.. Jadi ketika malam mulai menjelang, dan burung hantu mulai merangkak terbang, jedang jedung dung dung plak tak tak tak dut nya memang kedengeran ke seluruh penjuru apartemen tersebut, baik di lobi, penghuni lantai dasar, penghuni lantai atas, pos security sampai di menara penangkal petirnya… Pokoknya suaranya bikin kepala yang harusnya dibawa istirahat kala bulan menerangi bumi, eh ini malah pale dibikin jadi kepengen dibawa goyang, tripping, dan hacepan… #iniyangnamanya #mendadakdangduttt

Tentu beberapa gelintir dari elo-elo mustinya ikut penasaran seberapa dekat sih letak antara apartemen dan bar tersebut… kok sampai-sampai musiknya ampe mengganggu banget? Kalau diukur pakai meteran buat ngukur baju, jaraknya termasuk dalam kategori lumayan, terus kalau situ ngukurnya pake penggaris buat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri aka SNMPTN, jaraknya jadi sangat jauh, apalagi buat ente ente yang nekat make penggaris bujur sangkar, jaraknya memang cukup melelahkan buat diukur… Nah daripada lu-lu pade puyeng ngukur sendiri dan ngebayangin jaraknye, mending kite kasi aja capcus nih peta TKP-nya..

apartemen sudirman mansion, bar lucy in the sky

Peta sakti anti penggaris yang menunjukkan seberapa dekat jarak antara bar yang bermasalah dengan apartemen yang mempermasalahkan… –sumber

Dan karena belum ada kata sepakat antara pihak pengurus bar dan penghuni apartemen, makanya warga apartemeners pun gak pakek nunggu lama pasang baliho baru, yang tentu saja gak kalah gede dari yang sebelumnya… #pastiadasponsor #daribossprinting #ataubossspanduk #guede #guedesoalnya

lucy in the sky, sudirman mansion

Spanduk gaban protes terbaru berwarna merah angpao yang bertuliskan – ” Kami Insomnia dan Harus Mengungsi Gara-gara Lucy in the Sky Tirani Borju ” – source

Melihat hal itu tim investigasi professional divisi Dugem, Clubbing dan Dung Dung Plak Plak Plak kami pun segera menuju ke TKP untuk mengumpulkan data-data aktual, terarah dan akurat yang bisa memberikan kesejukan di dalam konfrontasi tiada henti antara pihak yang saling berseteru…

Dan setelah melalui ratusan interview dari para responden yang terpercaya, baik dari para penghuni apartemen, para sekuriti, para warga sekitar, tukang-tukang ojek yang mangkal di sekitar lokasi, dan juga para pedagang kios rokok sekitar tkp, kami pun mendapatkan sesuatu yang di luar dugaan. Alih alih mendapatkan protes atau keluhan yang semakin gencar terhadap pihak bar, tim penyelidik tingkat internasional kami malah mendapatkan berbagai ucapan beribu-ibu terima kasih kepada pihak barnya… Yang tentunya semua ucapan thenkyu mararenkyu, repiu, dan testimoni dari para responden yang jujur, netral, dan terbuka itu akan kami bagikan untuk elu-elu pade semua penggemar kisah misteri dan cerita clubbing plus ajep ajep yang ada di sini… ayok gaesss.. #prepetprepetprepet

“Dulu aku seorang penderita insomnia, setelah bar ini bukak, kini subuh-subuh ato kadang pagi ane baru pulang dari clubbing, terima kasih lusiii akhirnya ane ngerasain juga rasanya jadi drakula”

“Dulu aku orangnya sangat boros sekali, setelah bar ini muncul di sekitar apartemenku, kini aku sudah bisa belajar mengelola keuangan, thanks lusi semenjak daftar jadi member tetapmu, aku selalu dapet diskonan sepuluh persen untuk semua menu”

“Dulu saya sangat muiskin dan kuere, setelah bar ini bukak plus sukak nyetel musik kenceng-kenceng kalok malem, kini ane yang tinggal indekos deket bar tersebut baru menyadari nikmatnya dugem gratisan, makasih lusiii kamu memberikan kesempatan dugem buat semua kalangan”

“Bertahun-tahun saya selalu berantem ama istri saya di kamar apartemen, setelah bar ini muncul dengan segala keributannya, akhirnya kami resmi bercerai, terimakasih lusi akhirnya aku gak ada partner berantem lage”

“Dulu aku seorang manajer di suatu perusahaan besar, setelah bolak-balik gak bisa bobok karena musik barnya kekencengan, aku pun jadi dipecat karena gak bisa bangun pagi, kini aku udah resmi kerja jadi satpam bar berisik tersebut, thanks lusi kini aku bisa meraih mimpikuĀ  untuk bisa berpartisipasi menjaga keamanan nusa dan bangsa.”

“Dulu ana seorang gigolo, setelah bar ini bukak, gak berapa lama kemudian rumahku yang cukup jauh dari situ jadi rame, karena tante-tante langganan ana yang tinggal di apartemen tersebut pada pindah ke rumah ana, thanks lusi kini ana sudah bisa bukak bisnis kos-kosan sembari nostalgia profesi jaman dulu…”

“Dulu akyu seorang jomblo parah, makan makan sendiri, nonton nonton sendiri, eek eek sendiri, setelah bar ini bukak, kini aku bisa kumpul kumpul sesama jomblo di sini, thanks lusi kamu nambahin teman senasib dalam kehidupanku.”

“Dulu ane sukak banget tinggal di apartemen, tapi setelah bar ini bukak ane menyadari bahwa dulu pas tinggal di desa jauh lebih nikmat, thanks lusi kini ane sudah memutuskan untuk pindahan ke gang dolly”

“Dulu anak dan bayi saya tidurnya sangat nyenyak, setelah bar ini grand opening, anak dan bayi saya terpaksa saya ungsikan ke rumah mertua, thanks lusi, kini gua dan istri gw ada waktu buat berdua dan makin jadi tambah mesra”

“Dulu aku orangnya anti politik, setelah bar ini bukak dan suara musiknya sangat keras, kini aku sudah pindah ke rusunawa yang disediakan Pemprov DKI, makasih lusi, makasih koh ahok, kini aku dapet tempat yang gak berisik udah gitu bisa naik transjakarta gratis lagi dengan nunjukin KTP rusunawa, cihuy banget pokoknya kohhh.”

“Dulu ane seminggu dua kali pasti beli cd original, setelah bar ini bukak, dan toko kaset pada mulai banyak yang tutup, kini beta sonde khawatir lagi karena sumber musik sudekat, thanks lusi kini beta suka rekamin lagu-lagu yang kalian putar buat dijual lagi di tokopedia, bukalapak, forum fjb dan milis-milis”

 

related posts:

Buku Puisi Protes


Blog
Puisi Fenomena
Puisi Kriminal

%d bloggers like this: