Puisi Kampus

ayam kampus, puisi kampus, puisi ayam, puisi bispak, puisi lonte, puisi mahasiswi bisa pakai, puisi jablay kampus

Kehidupan di kampus selalu menjadi hal yang menarik untuk disimak. Mulai dari urusan contek-mencontek, nyogok dosen, ngejar cowok, nembak cewek, sampai hubungan sesama jenis yang terjadi di lingkungan kampus. Oleh karena itulah puisi kampus disini hadir untuk melengkapi kisah-kisah indah cinta penuh romansa dan kisah perjuangan untuk menjadi sarjana. Mari kita nikmati bersama puisi-puisi kampus ini tanpa sepotong paha seksi nan mulus serta krispi dan renyahnya ayam kampus…

Puisi Ospek : Mitigasi Orientasi Sadis Pengenalan Rektor

#1

Sebuah ajang unjuk gigi para senior
Bukan lewat Indonesian Idol ataupun ajang pencarian bakat nyanyi lain di ruangan indoor
Bukan lewat audisi pelawak, yang disertai juri-juri yang ngejuriin dengan bumbu humor
Bukan audisi pesulap yang kerap kali menipu mata dengan trik-trik ilusi, magis, dan sulap ekstrim yang horor
Atau sebuah lomba nyayi dangdut, dengan berbagai goyangan dombret, oplosan dan juga ngebor
Apalagi sebuah ajang para senior yang ada di panti jompo yang memang kulitnya memang sudah alami pada kendor
Ini ajang kekerasan para senior saat ospek mahasiswa baru yang penuh teror

Puisi Dosen Killer : Musuh Bersama Kampus Tercinta

#2

Aku seorang dosen killer di sebuah kampus yang penuh mahasiswa
Tapi meski killer aku juga kemana-mana bawa katana
Ga juga bawa pisau komando kaya punya bang rambo yang ahli dalam berbagai senjata
Ga juga bawa pedang kaya Transformers yang merupakan robot dari luar angkasa
Serta ga juga bawa kapak merah, loe pikir gue kriminal apa

Puisi Jasa Pengetikan Skripsi : Model Depresi Linear Berganda

#3

Tentu saja dengan menggunakan jasa kami, kamu diharapkan mendapatkan predikat yudisium Cum Laude aka lulus dengan pujian
Tapi kalau tujuan dan visi misi cum laude bukan suatu hal yang kamu harapkan
Dan kamu berpikir bahwa cukup hanya bisa lulus dan diwisuda aja sudah bakal terasa menyenangkan
Mau dapet A, B, C, yang penting kamu bisa keluar dari jerat kampus yang berbentuk lingkaran setan
Maka inilah saat yang tepat untuk menggunakan biro jasa kami demi sebuah masa depan
Karena kamu dijamin pasti lulus dan terhindar dari jebakan batman
Sebuah jebakan manis sistematis yang dibuat per semester berbentuk development fee aka uang pengembangan

Puisi Ojek Payung : Milliampere Penghilang Denyut Nadi

#4

Kadang ada pengalaman pahit lain juga ketika lagi ngojek payung di kampus yang subur
Kampus yang indah dengan taman yang terawat, dimana di depan kampus berderet rapi abang-abang jualan bubur
Di kampus yang penuh mahasiswa lama bercampur mahasiswa baru yang masih bau kencur
Mencoba mengais rupiah dari para pelajar-pelajar yang cantik, seksi, dan sewangi anggur
Kirain memayungi badan wangi mahasiswi bakal memberi kenikmatan yang bisa membuat takabur
Secara si mahasiswi kadang bisa dijadikan sarana pewangi proyek-proyek yang belum siap dijemur
Eh ternyata malah si doski wangi ini lupa bawa dompet, alias katanya ketinggalan di kosan, di atas tempat tidur
Ah kalau saja aku jadi si pemegang keputusan kuota impor daging sapi setingkat direktur
Tentunya ini bakal jadi sebuah alasan yang pasti menghibur

Puisi Mahasiswa : Menantu Peraih Nobel Kehidupan

#5

Sudah puluhan, bahkan ratusan juta terbuang sia-sia untuk bayar uang semesteran
Kamu lihat di luar sana, masih banyak masyarakat kita yang membutuhkan
Uang-uang kuliah yang tak perlu ini sebenarnya bisa untuk membantu orang-orang yang kelaparan
Masih banyak saudara kita yang hidup dibawah garis kemiskinan
Sudah saatnya kami segera diluluskan
Untuk membantu saudara-saudari kita yang butuh pertolongan

Nah sudahkah kamu merasakan hangat dan nikmatnya dunia perkuliahan dan perayaman di dalam kampus? Semoga puisi – puisi kampus ini selain bisa membawa angan dan mimpimu lebih jauh, dari sekedar hanya menggapai tujuan untuk mencapai sebuah gelar kesarjanaan sahaja, tetapi semoga saja puisi-puisi kampus asyik mampus ini juga bisa membawamu menuju puncak keberhasilan penaklukkan hidup yang penuh birahi serta kenikmatan sejati dunia hedonisme ini…

 

related posts:

Buku Puisi Lucu


The Chronicles

%d bloggers like this: