Misteri Kampus Misterius Indonesia 3

Tak ketinggalan kita juga ke kampus Universitas Bina Nusantara yang fenomenal, karena dulu awalnya kampus ini hanyalah sebuah tempat kursus menjahit… eh? kursus komputer maksudnya.  Kunjungan tim kita ke kampus sejuta umat mahasiswa kali ini bukan ke kampus yang di Hanglekir, tapi kami pergi ke kampus Universitas Binus yang ada di Kemanggisan, Kampus Syahdan namanya. Nah karena letak kampus ini terletak di jalan kecil, lalu gedungnya juga termasuk gedung lama, maka selain jalanan di sini super macet plus juga nyari parkir di sini katanya ibarat nyari jerami di tumpukan jarum… eh koq ane berasa terbalik? ah  pokoknya kurang lebih itulah.. alias kayak nyari lengkuas di tumpukan rendang….

Dan karena macet plus nyari parkir susah itulah anak-anak binus kadang suka males gitu ke kampus, serta lebih sering nongkrong di mall, warnet, tempat billiard, lapangan basket, lapangan badminton, lapangan tenis, lapangan futsal ataupun tempat fitness.. Oleh karena itulah, kadang-kadang singkatan Binus suka diplesetkan menjadi Binaraga Nusantara, karena banyak mahasiswanya yang badannya jadi-jadi…. secara kebanyakan jam terbang sehari-hari ada di tempat fitness, bukan di kampus… Dari permasalahan itulah tim kami datang ke sini untuk melakukan metodologi penelitan secara lebih mendalam…

Tim: Koh tumben ga fitness?
Kokoh: Hah? maksud loe bro?
Tim: Tumben kuliah koh?
Kokoh: Iya nih lagi bokek
Tim: Hah? maksudnya koh?
Kokoh: Udah 3 bulan ga bayar fitness, ini posisi dikejar-kejar ama mbak yang jaga pintu masuk plus instruktur fitnessnya, makanya ini gua sembunyi di kampus

Kemudian setelah itu kita ke kampus Swiss German University alias SGU yang ada di BSD City, Serpong, yang sekarang di seberang SGU ada mall baru bernama AEON Mall BSD City. Dan di kampus SGU situlah kita mengadakan sedikit kontak dengan para mahasiswa untuk mendapatkan data akurat tentang penyelidikan kita atas desas-desus bahwa kampus ini suka diplesetkan menjadi Sekolah Gebleg Umum ataupun masyarakat lokal sekitar sini suka salah persepsi karena lokasi SGU ini ada di serpong, maka mereka menggangap SGU ini berasal dari singkatan Serpong German University….

Tim: Guten morgen mas
Mas: Sugeng enjing mas, Indonesia ae, jermanku ga gitu lancar soale..
Tim: Oh sip mas saya juga sempet catetnya dari kamus terapan Jerman Indonesia cuman kosakata guten morgen aja
Mas: Oalah mas mas.. ada apa nih omong-omong?
Tim: Tar lulus dari sini kerja di salon dong?
Mas: Hah koq bisa?
Tim: Schwarzkopf ??
Mas: Lambemu mass masssssss

salon kecantikan beauty perlengkapan salon alat-alat salon

Logo schwarzkopf

Lalu kita di serpong juga menyempatkan diri untuk nyamperin Universitas Multimedia Nusantara atau biasa disingkat UMN punyanya grup Kompas Gramedia, yang terletak di Gading Serpong. Yang konon katanya karena di depan kampus UMN, ada kampus Universitas Surya, dan tak ketinggalan di sebelahnya kampus UMN ada mall Serpong Digital Center punya Summarecon atau disingkat SDC, plus Apartemen Scientia Residences yang terdiri dari beberapa tower, maka tak ayal lagi di depan kampus ini macetnya juga lumayan untuk ukuran daerah Serpong… So kampus UMN suka diplesetin oleh warga sekitar menjadi Universitas Macet Nusantara… Maka tim kami pun datang ke sini untuk membongkar segala fitnah dan isu tak benar menyangkut kampus tersebut…

Tim: Sis, sini sebentar kita mau interviu (ujar salah seorang kru pada seorang mahasiswi cantik yang kebetulan lewat di depan kru)
Sis: Iya boleh
Tim: Suka gempa di sini sis?
Sista: Jarang juga sih mas, paling juga cuman macet
Tim: Oh pantes sini kan UMN, makanya jalanan macet
Sista: Maksud masss ??
Tim: Ini Universitas Maju Mundur kan??
Sista: Lho maju mundur gimana mas?
Tim: Iya soalnya kita tadi kesini mobil kita cuman maju mundur aja gitu jalan di tempat…
(si sista cuman melengos pergi tanpa pakek menoleh lagi)

Setelah itu kita pergi ke kampus President University atau Universitas Presiden, yang ada di Jababeka Education Park di Kawasan Industri Jababeka, yang konon katanya merupakan kampus dengan biaya kuliah paling mahal. Nah bagi sebagian masyarakat awam yang tak pernah menginjak bangku kuliah, tentu nama Universitas Presiden ini sangatlah rancu dan mengandung makna ganda campuran, dan kebanyakan mereka juga berpikir bahwa Jokowi pun adalah seorang alumni mahasiswa lulusan sini. Tentu saja gonjang-ganjing yang tak separah Obor Rakyat ini pun tetap harus diredamkan, agar tak menimbulkan kekacauan informasi di dalam tubuh dan jiwa masyarakat yang sehat, madani dan bertawakal. Tim kami pun mengirimkan kru pemburu hantu… eh? maksud kami kru penyelidik ke kampus President University di Jababeka untuk membongkar gosip ga jelas tersebut…

Tim: Mas, ayok mas sini… (salah satu kru memanggil mahasiswa yang lagi jalan di dalam kampus)
Mas: Ada apa bro?
Tim: Sini bentar lah, nongkrong-nongkrong
Mas: Ah mau kuliah ane bro..
Tim: Ah ga gaul lu ah… bentar aja sini…
Mas: Ga mau, mau kuliah gua..
Tim: Ayolah bro, kesempatan ikut partai nih.. jarang-jarang…
Mas: Tar aja lah abis kuliah, telat gue
(#seluruhkrumenganga – melihat doski bener-bener pergi dari lokasi tkp wawancara)
Tim: Sumpaaaaahh gua ga akan coblos lo nanti kalo nyalon (#teriaksalahsatukrudongkol)

Selanjutnya kita pergi ke kampus Sekolah Tinggi PPM Manajemen yang merupakan singkatan dari Pendidikan dan Pembinaan Manajemen. Singkatannya memang terlihat anti mainstream, kenapa masih ada kata manajemen padahal singkatan dari M nya sendiri adalah manajemen?? Bukankah ini dinamakan informasi dopost aka double post atau informasi ganda alias doppelganger??? Dan karena singkatannya yang lumayan misterius tersebut, banyak yang menyangka PPM ini masih satu grup dengan Prasetiya Mulya Business School, karena sama-sama mempunyai huruf P & M di depannya.

Lalu karena lokasinya juga di Menteng, banyak yang mengira singkatan PPM adalah Pendidikan Pendidikan Menteng, nah lo koq bisa sampe double lagi artinya?? Terus ada lagi yang nyeleneh, karena kampus ini suka mengadakan pagelaran wayang, maka sering diplesetin ama masyarakat bahwa singkatan PPM itu sebenarnya adalah Pendidikan Pagelaran Malem-pagi-wayang-kulit… alias pertunjukan wayang semalam suntuk… Untuk itulah tim penyelidik kami terpaksa harus turun gunung pergi ke kampus PPM Manajemen di Menteng untuk mengatasi segala kerancuan yang terjadi di dalam masyarakat…

sekolah tinggi wayang kulit

Pagelaran wayang kulit PPM Manajemen Menteng

Tim: Bro Ki Manteb masih ngajar di sini?
Bro: Hah?
Tim: Ki Manteb Soedharsono yang dalang itu bro?
Bro: Ga ada cuy dosen gue yang namanya ki manteb? (#kebingungan)
Tim: Oh berarti doski udah ga ngajar di sini lagi ya.. ??
(#bro-nyadongkolsetengahmati)

Then penyelidikan kita pun berlanjut ke kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, atau yang biasa disingkat STIE Trisakti. Yang letaknya ada di Grogol, yang berada tepat di samping kampus Universitas Trisakti. Nah di sini kebingungan masyarakat sering terjadi, yang biasanya menanyakan apa bedanya mahasiswa STIE Trisakti dan mahasiswa Universitas Trisakti jurusan fakultas ekonomi? Yang tentunya memang sangat pelik untuk dijabarkan secara panjang lebar ke masyarakat awam, yang berpikir bahwa kenapa kalau sama-sama ekonomi koq tidak disatukan saja? Ataupun kalau memang beda kenapa namanya dibikin sama? Lalu anehnya lagi STIE Trisakti ini di dalam bahasa inggris resmi namanya adalah Trisakti School of Management? atau biasa disingkat menjadi TSM. Kenapa bukan Trisakti School of Economy? Secara ini kan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi?? Begitulah keluh-kesah masyarakat berdasarkan pengamatan tim detektif kampus kita ini…

Ditambah karena letak kampusnya berdekatan dengan Mall Ciputra atau dulunya bernama Citraland Mall, serta kampus TSM ini juga sangat dekat dengan Mall/Plaza ITC Roxy Mas, maka mahasiswanya tentu saja banyak berkeliaran di tempat ini pas jam kosong, oleh karena itu masyarakat sering memplesetkan singkatan TSM ini menjadi Tukang Service Mobilephone, karena selain banyak mahasiswa yang main ke tempat sini, banyak juga mahasiswa TSM ini yang memang kerja paruh waktu ataupun buka lapak jual beli dan servis henpon di ITC Roxy Mas… Tim kami pun kali ini berusaha menyelidiki kebenarannya langsung di tekape kampus TSM, karena kami yakin.. the truth is out there…

Tim: Ko lagi ada kuliah?
Koko: Ga ada nih, baru aja wa selesai
Tim: Oke, boleh dong kita interview..
Koko: Boleh…
Tim: Oke ko, nanya nih kalo harga Evercross A7E sekarang kira-kira berapa ya…
Koko: Wah bisa tujuh ratus ribuan tuh… tapi wa bisa kasi enam ratus delapan puluh ribu lah buat you..
Tim: Wah, janganlah ko, sama-sama mahasiswa nih, enam ratus ribu aja lah…
Koko: Walahhh, ga dapet segitu modalnya mass.. Gini aja wa kasih enam ratus lima puluh ribu aja lah, jual rugi dah wa, buat penglaris
Tim: Barangnya ready memang ko?
Koko: Wa mah selalu bawa kalo ke kampus… nihhh barangnya (sambil mengeluarkan berbagai model & warna)
(#timdetektifterpadukitapunterpaksapatunganbuatbelihenpon)

Abis itu tak lupa kita mengarahkan sasaran penyelidikan ke kampus Universitas Bunda Mulia atau biasa disingkat dengan UBM ataupun di dalam bahasa inggris kalau disingkat juga sama-sama UBM, yaitu University of Bunda Mulia. Lokasi kampus UBM ini sebenarnya cukup enak dan strategis, karena ada di jalan Lodan di daerah Ancol, yang tentu sangat dekat dengan Dufan aka Dunia Fantasi. Tentunya yang suka wahana-wahana permainan dan atraksi-atraksi seru di dufan, kuliah di kampus ini ibarat kuliah di kampus impian. Secara pulang kuliah bisa langsung ngedufan, pokoknya tinggal ambil member dufan satu tahun, main segila-gilanya. Lain daripada yang lain kan? Mahasiswa lain pulang kuliah paling ngedugem, anak sini kalo ga ngedufan, ya ngejemur diri di pantai ancol, ngeliat sunset, nge-nyi pelet, eh nge-nyi world, ataupun ngesot di pasir sepanjang pantai marina…

Nah karena kawasan jalan sini trafficnya padat karena menghubungan pelabuhan sunda kelapa serta kawasan kota dengan pelabuhan tanjung priok, belum ditambah dengan kompleks-kompleks bisnis yang terus bertambah di wilayah ini, seperti Mangga Dua Square, WTC Mangga Dua, sampai Alexis Hotel Jakarta… Makanya daerah sini kalo soal yang namanya macet udah jadi seperti sahabat sehidup semati… So  dari situlah singkatan UBM sering diplesetkan menjadi Universitas Banyak Macet ataupun Universitas Bete Macet.

Adapula karena seringkali macet, mahasiswanya banyak yang suka titip absen ke temennya yang rajin kuliah lewat henpon, dan para mahasiswa malas ini lebih memilih menghabiskan waktu bersantai di pantai ancol menikmati angin sepoi-sepoi dan menunggu waktu sunset…  Oleh karena itu UBM ini juga sering diplesetkan menjadi Universitas Blackberry Messenger… Dimana biasanya yang bolos tinggal broadcast ke grup temen-temen kuliah buat nitip tandatangan… Oleh karena desas-desus miring plesetan-plesetan yang beredar itulah, tim penyelidik kampus ke kampus kita kali ini, mencoba menelusuri jejak-jejak kebenaran hakiki yang nyata, yang ada di kampus UBM… Tapi sebelum sampai di tekape… sesuatu hal terjadi, sesuatu yang misterius mendadak muncul mencoba menghalangi tim profesional kami untuk menguak misteri di kampus ini…

Kru A: Bro koq ga nyampe-nyampe ke kampus UBM (tim dalam perjalanan ke kampus)
Sopir aka kru B: Iya macet parahhh gini brooo…
Kru C: Setres kalii….
Kru D: Gilaaa daahhh…
Kru E: Bro lihat di depan ada Alexis, parkir situ aja ntar dari situ kita lanjut naik ojek…
Kru A, B, C dan D: IDEee BAGUSSSssss BROOOoooo (dengan spontan dan serentak)
(#akhirnyamisikeUBMditundabesok #nyangkuttanpadirencanakan #mendingrileksduludah #macetsoalnya #eaaa)

tempat pijat sauna shiatsu

Peta Alexis Jakarta

To Be Continued…
Misteri Kampus Misterius Indonesia 4

See Also
Misteri Kampus Misterius Indonesia 1
Misteri Kampus Misterius Indonesia 2

related posts:

Buku Puisi Galau


Blog
Puisi Misteri
Puisi Bahasa
Puisi Sex

%d bloggers like this: