Membangun Kerajaan Dari Balik Penjara

Membangun Kerajaan Dari Balik Penjara

Melakukan suatu kesalahan
Sudah sewajarnya mendapatkan sebuah hukuman
Meski merupakan pemimpin suatu wilayah dan juga punya jabatan
Ditambah para pengikut loyal yang siap mati dalam pertempuran
Belum lagi kalau dihitung pasukan nasi bungkus yang siap mendukung asal ada bayaran
Tetapi rupanya hal tersebut tidak mampu meloloskan
Dari dinginnya kamar penjara yang tentunya sudah ditambah AC aka pendingin ruangan

Para pejabat yang masuk dan tinggal menetap di sini
Tentunya tak mau hanya tinggal di sebuah ruangan penjara yang sudah di desain resmi
Sebuah meja, kursi dan seonggok ranjang besi
Ditangan mereka, kamar sederhana berubah menjadi hunian nyaman sekaligus kantor pribadi
Ada AC, kulkas, ruang karaoke, plus bak mandi
Ditambah jaringan internet guna memperlancar bisnis yang harus ditinggal kemari
Rasanya seperti paket liburan yang sudah dikemas menarik oleh para agensi

Jadi tahanan tentu pembantu di rumah tak bisa ikut serta
Secara waktu di pengadilan, paket kurungan penjara ditambah pembantu tak disetujui jaksa
Terpaksa sang tahanan berduit dan berkuasa ini memutar otak semiring-miringnya
Akhirnya mereka mengambil pelayan pribadi yang juga seorang narapidana
Yang biasanya disebut taping aka tahanan pendamping yang bakal jadi asisten setia
Tentunya selama sang majikan ga dipotong remisi masa tahanan yang sudah sangat melegenda

Taping ini biasanya diambil dari warga binaan
Atau biasanya seorang tahanan yang dianggap berkelakuan baik oleh petugas yang berkepentingan
Meski tentu saja ada beberapa praktek uang pelicin untuk memilih majikan
Soalnya petugas pemasyarakatan juga butuh uang recehan
Yah namanya di sini, penjara bukan hanya sebagai tempat hukuman tapi juga sebagai tempat cari bisnis sampingan

Soal nominal gaji taping tentunya sudah sesuai kesepakatan
Tentu harganya diatas rata-rata pembantu rumahan
Secara ini lokasi kerja eksklusif di rutan
Lokasi tempat para penjahat bertemu penguasa haus kekayaan
Yang mana taping ini ga tiap kamu butuh, kamu bisa dapatkan
Secara di dalam sini ga ada yang namanya yayasan

Taping ini hanya ada di rutan khusus wanita
Bukannya memandang tingkat stratifikasi sosial ataupun masalah gender semata
Karena secara kalau taping disediakan juga di sel pria
Konteksnya akan jelas jauh berbeda
Dimana para tahanan pria rasanya lebih butuh pendamping tidur untuk meraih mimpi bersama
Walau sebenarnya di rutan pria ada juga model seperti taping, tapi tentu saja beda fungsi dan kegunaannya
Yang pasti gak akan jauh dari masalah sperma

Punya taping ibarat jadi seorang ratu
Meski mahkota emas telah berubah menjadi konde palsu
Tapi punya taping berarti kamu bukan sembarang tahanan yang sekedar di balik jeruji menghitung waktu
Gengsimu bakal ikut naik, dan kebutuhanmu akan terlengkapi selalu
Mulai dari beli makan di kantin, menyapu kamar sel, menggantikan giliran kerja bakti sampai urusan cuci baju
Sang majikan tinggal buka laptop, update status atau ngetwit-ngetwit sembari menunggu

Praktek jasa taping ini pada dasarnya adalah sebuah pelanggaran
Meski begitu tetap saja yang begini semakin marak di rutan dan terus bersliweran
Tapi ingat, Ini indonesia man!!
Semua bisa diakali dengan sejumlah uang lembaran apalagi gepokan
Lha yang selembar aja bisa bikin bunuh-bunuhan
Apalagi kalau lihat yang gepokan, bisa ngantri satu penjara buat jadi pasukan bayangan

Konsep penjara pertama kali digagas oleh Menteri Kehakiman
Yang mana tugas jawatan kepenjaraan bukan hanya melaksanakan hukuman kurungan
Tapi juga nantinya mengembalikan orang-orang yang dijatuhi pidana ke dalam masyarakat di masa depan
Nah yang model napi tajir penuh kuasa kaya gini, malah bikin konsep penjara kaya sebuah kerajaan
Jadi ratu tanpa melewati proses upacara pentahbisan
Yang nantinya ketika keluar dari sini doski dijamin malah sudah punya banyak simpatisan
Dan tinggal bertitah kepada para pengikut di setiap putaran
coblos saya di nomer sekian
Amannnn !!!

 

related posts:

Puisi Profesi


Puisi Politik
Puisi Kriminal

%d bloggers like this: