Media Fantasi Meriah Wahana Hiburan Ekonomi Susah

Fantasi Meriah Wahana Hiburan Ekonomi Susah

Ada yang pakai mesin sepeda motor yang masih bertenaga
Ada juga yang menggunakan mesin asli mobil tua
Yang tentunya sudah tak layak jual dan tak lagi berguna
Secara mau pake mesin bugatti atau lamborghini, harganya masih di atas rata-rata

Pada dasarnya yang orisinil tidak menggunakan perangkat teknis kendaraan bermotor seperti pada umumnya
Melainkan menggunakan sebuah motor dinamo sebagai dapur pacunya
Atau bisa juga menggunakan mesin diesel yang bisa digunakan untuk berbagai macam kebutuhan industri dan rumah tangga
Seperti untuk genset, perahu nelayan, pertukangan, kompresor dan juga untuk pompa
Tapi tentu saja jangan kamu coba-coba pasang di mobil tamiya

Statusnya masih gelap gulita
Mau dikasi plat nomerpun juga tidak bisa
Secara di dalam UU lalu lintas, definisi kendaraan ini belum terdaftar di dalamnya
Diiringi lagu-lagu riang yang ngetrend yang bisa mencairkan suasana
Kendaraan ini terus melaju membelah jalanan ibukota
Ini dia odong-odong, media hiburan murah masyarakat kelas bawah yang mempesona

Semua orang boleh ikut, asal jangan dorong-dorong
Mau yang normal, atau yang memang bawaan bencong
Mau yang tua hampir bau tanah, om-om atau masi berondong
Mau anak kecil, ibu-ibu, atau bapak-bapak yang hobi serong
Mau mukanya ramah, muka jutek atau juga yang mukanya songong
Mau yang pengusaha, pejabat, ataupun tukang garong
Mau jualan tahu, jual pempek, atau penjual terong
Semua boleh naik odong-odong

Lajunya pelan, tapi musiknya kencang bak konser artis ternama
Mobilnya ngejreng, lengkap dengan pernak pernik di seluruh bodi mobil yang penuh warna
Lampunya terang benderang dan warna-warni menarik mata
Bentuknya biasanya dibuat hingga menyerupai sebuah kereta
Dimana mobil ini sebelum dipermak total harusnya hanya bisa mengangkut maksimum delapan kepala
Tapi setelah dimodifikasi habis-habisan sedemikian rupa
Ini bisa muat sampai dua puluh manusia
Mungkin saja suatu saat ini bakal menggantikan transJakarta
Doakan kami yaa !

Memang ini sarana wahana hiburan rakyat
Murah meriah, dan ga bikin kantong tersengat
Apalagi ketika topeng monyet mulai disingkirkan dan dirazia oleh aparat
Ini jadi alternatif pengganti untuk masyarakat ekonomi rendah yang butuh hiburan hemat
Jangan sampai odong-odong ikut dihapuskan karena aturan-aturan penguasa setempat
Apa harus mendapatkan hiburan hanya bisa di mall-mall dan supermarket-supermarket terdekat
Secara uang mereka pas-pasan cuman mampu membeli cawat

Seperti biasa ketika moda transportasi sarana hiburan rakyat ini sudah jadi fenomena tersendiri
Tiba-tiba para petugas menggelar razia dan operasi
Yang terdengar seperti lagu lama yang sudah basi
Odong-odong yang melintas di jalan-jalan protokol ditilang secara keji
Katanya sangat membahayakan karena membawa penumpang yang melebihi kapasitas secara pasti
Lagian kendaraan ini sudah berubah bentuk hingga tidak sesuai lagi dengan STNK dan spesifikasi
Mana pintu kaga ada, surat-surat kaga lengkap, udah gitu terlalu ngejreng lagi

Pokoknya Odong-odong ini melanggar UU lalu lintas dan angkutan jalan yang resmi
Serta membahayakan penumpang dan pengguna jalan yang ada disini
Kalau cuma di perkampungan, kompleks atau di tempat wisata, kita masih kasi dispensasi
Selama kamu turun ke jalan raya, kita sikat tanpa kompromi
Aku termangu mendengar penjelasan panjang lebar Bapak petugas yang tegas penuh dedikasi
Wajahku yang tadinya sumringah langsung pucat pasi
Keringatku mengucur deras, dan ludahku kelu setengah mati
Mataku berair karena debu terus berterbangan ke arah kami
Tanganku pelan merogoh sakuku, dengan gemetaran plus sedikit menahan emosi
Mengeluarkan beberapa lembar uang kertas yang sangat menguggah hati
Selanjutnya, aku dapat dispensasi full satu hari

 

related posts:

Buku Puisi Lucu


Puisi Fenomena
Puisi Transportasi
Puisi Profesi

%d bloggers like this: