Makanan Tradisional Samudera Hindia

Makanan Tradisional Khas Samudera Hindia

Sebuah panganan tradisional Sunda
Yang terbuat dari tepung kanji yang biasa disebut aci aka tapioka
Dari aci inilah, bisa dibuat beragam kreasi makanan yang lezat dan mempesona
Seperti cimol, yang sangat enak dan bisa membuat lidah sampai berdansa
Meski cuman dijual di pinggir jalan, tapi ini jajanan rasanya memang luar biasa
Ya orang micinnya juga luar biasa banyaknya

Berasal dari kata aci yang digemol
Yang kemudian disingkat jadi cimol
Ini kudapan jalanan buat kamu-kamu yang pada ngaku gaol
Ada bubuk cabenya yang bikin rasanya tambah nampol
Harganya murah bikin kantong ga bolong dan bikin dompetmu tetap bahenol

Makan ini, bisa ditambah dengan merica, atau saos sambal biar makin tambah afdol
Meski kalau udah kepedesan suka ga sadar terkencing-kencing di celana alias ngompol
Keringat mengucur deras, mata melotot, sampai kaya orang tolol
Sampai perut pun jadi sangat sakit, dan rasa-rasanya jadi pengen beol
Malah kadang belum sempet nyampai WC, itunya suka nekat sudah keluar aka mendadak brojol
Tentu saja celana jadi basah dan bau karena salah pake strategi, konyol
Udah ah malu malah jadi curcol

Dulu aku cuman jadi pembeli setia
Sekarang aku resmi jadi penjual cimol di depan minimarket waralaba
Lumayan lah daripada aku nganggur dan ga kerja
Bolak-balik diajak berbuat yang melanggar hukum dan agama
Diajak nyopet, ngejambret, ngegarong sampai jualan binatang langka
Akhirnya dulu aku malah memilih ikut sindikat penipuan yang waktu itu sempat merajalela
Sindikat penipuan modus mama minta pulsa
Sampai akhirnya tobat setelah mertua sendiri juga ikut kena

Makan cimol, sekali dicoba akan selalu bikin kabita
Teksturnya kenyal, renyah dan menggoda
Bentuknya bulat-bulat seperti sebuah bola
Mungkin ada dari kamu yang penasaran kenapa ga dipilih bentuk segitiga
Atau mungkin jajaran genjang, ataupun trapesium biasa
Ah kamu ini memang bikin susah saja
Bikin yang bulet aja kadang jadinya gepeng dan ga sempurna
Omong-omong ini kamu mau beli atau memang cuman niat tanya-tanya

Ini kudapan aslinya berasal dari Tasikmalaya
Sebuah daerah di Jawa Barat yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia
Tapi sekarang kepopuleran jajanan ini sudah terkenal ke seluruh Indonesia
Setiap daerah dapat ditemukan kudapan cimol yang sudah terlanjur jadi primadona
Ibarat kata pepatah dari Singaparna sampai Singapura
Eh ngke heula, emangnya ada yang jual cimol di Papua

Selain jual cimol aku juga jualan cireng, alias aci digoreng merata
Isi asli cireng adalah oncom dan kacang, tapi makin kesini isinya dimodifikasi jadi makin beraneka rupa
Ada yang isi keju, kornet, daging ayam, bakso, sosis, bahkan isi sapi lada hitam ala restoran ternama
Mungkin lama-lama isinya bisa jadi semakin gila
Bisa diisi yamin, karedok, nasi uduk, pizza, sampai isi soto ayam madura

Lalu selain itu ada juga cilok, alias aci dicolok dengan ditusuk bambu seadanya
Isinya daging cincang, dan disajikan dengan saus kacang yang menggugah selera
Tapi kamu harus hati-hati waktu makan kudapan ini, karena ternyata ada ancaman bahaya
Dimana banyak pedagang cilok yang ga jujur suka pake boraks, pengawet, dan sejenisnya
Selain itu makan ini bakal bikin kamu jadi cinlok aka cinta lokasi seperti artis sinetron yang penuh drama
Atau dalam kata lain kamu bakal ketagihan cilok sampai tua
Asal jangan sampai kamu cinlok aja ama abang yang jual ciloknya

Serta satu lagi pesan kami, agar kamu selalu waspada
Karena ini sungguh kasus serius dalam dunia perkudapan Nusantara
Maka dari itu harap kamu perhatikan dengan seksama
Kamu boleh makan kudapan ini sambil heureuy teu puguh dan bercanda
Tapi tolong itu tusuk bambu cilok jangan sampai nyolok mata

 

related posts:

Buku Puisi Kontemporer


Puisi Kuliner
Puisi Profesi
Puisi Bahasa

%d bloggers like this: